Monday, September 14, 2009

Loh Mahfuz

Pilihan hidup
selalunya ada mudah
selalunya ada sukar
terpulanglah!engkau memilih
adanya sinar cahaya
lorong-lorong gelap dan sempit akan jadi istana paling indah gemerlapan pelangi
pilihlah pilihanmu
engkau catatkan satu persatu kenang-kenangan
harapan dan doa yang tertinggal belum tercapaikan lagi
terpulanglah!engkau memilih
corak bunga-bunga warna-warni atau kelabu hitam terserahlah
engkau memilih

terserahlah
engkau lorekkan peta itu
padamkan, warnakan selagi hayat masih ada
terpulanglah!engkau memilih
Loh Mahfuz itu engkau pegang kejap
Loreklah sesuka hatimu!

Celakakah aku?



Berkatamulut
akutermasukgolongancelaka
sebabakuseputardalamdiri
dalamdan dalam
seputarego
seputarnafsu
seputarputar
tidakpernahkeluardaridalamini
aduhhlah...
celakakahaku?
akumasihingin keluar
dariduarasa
daridiri
hingga aku tiada apa-apa
sehinggalah akhirnya
benci dan cinta jadi sama
puji dan keji sama makna
aku ingin keluar
tapi juga ingin sendiri (makna keluar dari Celaka!)
bagaimana Allah?
tunjuklah jalan itu
aku ingin sendiri dalam ramai
aku ingin sendiri tapi Berbahgia!